Tentang Kami
Company Profile
Mitra Bina Insani

   Program & Biaya
Komputer
Bahasa Korea
Bahasa Jepang
Bahasa Inggris
Bimbingan Belajar
Bahasa Mandarin

   Interaktif
Buku Tamu
Kontak Kami
Download
Kirim Artikel / Berita

   Daftar Alumni
Alumni Bahasa Korea
Alumni Bahasa Jepang
Alumni Bahasa Inggris
Alumni Komputer

   Info G to G Korea Siswa Bina Insani
Siswa Sudah ter-Sending
Daftar Penerima SLC
Daftar Penerima Visa / Preliminary Training

   Bekerja di Korea
Pengantar tentang EPS
Hak & Kewajiban
Syarat PenempatanKerja
Sekilas Bekerja di Korea

   Hasil Tes EPS-KLT
EPS-KLT Mei 2009

   Program Pemagangan IMM Jepang
Prosedur Rekrutmen
Persyaratan
Jenis Pekerjaan

   E-Mail Bina Insani

   Diklat Instansi

   Testimoni Siswa Bina Insani

   Info Terbaru
Komputer
Bahasa Korea
Bahasa Jepang
Bahasa Inggris
Bimbel
Lowongan Kerja
Umum
Pengumuman BNP2TKI
TKI Korea

   Jajak Pendapat
Pelatihan apa yang paling anda minati :

Komputer
Korea
Jepang
Inggris
Bimbel


   Statistik
  Visitors : 566172 visitors
  Hits : 53840 hits
  Month : 756 users
  Today : 229 users
  Online : 13 users

   


Ratusan TKI Korban Penipuan Lapor ke Mabes Polri
Selasa, 26 Januari 10 - oleh : Admin_BI


Korban-korban penipuan PPTKIS ini, sambung Yusri, telah mengeluarkan uang berkisar puluhan juta rupiah. Ada yang mengeluarkan uang sebesar Rp 10 juta sampai dengan Rp 25 Juta

Jakarta, BNP2TKI (25/1) - Ratusan TKI korban penipuan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (PPTKIS) dan tindakan kekerasan majikan mengajukan laporan ke Markas Besar Kepolisian RI (Mabes Polri), Senin (25/1). Mereka menuntut segala tindakan kekerasan majikan dan penipuan oleh PPTKIS agar ditindak lanjuti sesuai dengan hukum dan Undang-udang yang berlaku.

Menurut Yusri Al Bima, Ketua Pewakilan dari Serikat Buruh Migran dan Gaspermindo (SBMG), para TKI yang datang ke Mabes Polri ini bertujuan untuk melaporkan tindakan penipuan dan kekerasan yang dialami selama mereka bekerja di Luar Negeri.

“Para TKI dan Calon TKI ini ada juga yang menjadi korban penipuan uang oleh PPTKIS. Mereka telah mengeluarkan uang jaminan tetapi tidak bisa bekerja ke Korea,” ujarnya.

Korban-korban penipuan PPTKIS ini, sambung Yusri, telah mengeluarkan uang berkisar puluhan juta rupiah. Ada yang mengeluarkan uang sebesar Rp 10 juta sampai dengan Rp 25 Juta.

“Uang tersebut mereka keluarkan untuk PPTKIS dengan perjanjian biaya titipan jaminan kerja. Tetapi kenyataannya, setelah uang jaminan yang jumlahnya relatif besar diberikan, calon TKI itu tetap tidak pernah bisa berangkat kerja ke Korea,” katanya.

Dikatakan Yusri, terdapat 8 PPTKIS yang telah menerima uang titipan jaminan kerja dari para Calon TKI Korea. kedelapan PPTKIS tersebut adalah PT Binawan, PT Guna Mandiri, PT Pandu Pertiwi, PT Bijak, PT Aida Aria Duta, PT Auri, PT Avico dan PT Megabuana.

“Sampai sekarang uang mereka hilang dan tidak kembali. Mereka telah menjadi korban penipuan PPTKIS. Memang ada beberapa Calon TKI yang uangnya kembali tetapi itu hanya beberapa Calon TKI saja, sisanya masih banyak sekali,” papar Yusri.

Ditambahkan dia, jika ada 100 TKI yang menjadi korban penipuan ke Korea dengan uang Rp 20 juta perorang, maka uang yang dirauh PPTKIS dari para Calon TKI sangat besar sekali , sekitar Rp 2 milyar.

“Ini jelas sekali merugikan Calon TKI. Mereka telah mengeluarkan uang begitu besar tetapi hasilnya tidak ada. Mereka telah ditipu mentah-mentah,” ungkap Yusri.

Selain korban penipuan, TKI juga melaporkan tindakan kekerasan yang dilakukan majikan mereka selama bekerja di negara penempatan. Mereka mengaku mengalami siksaan hebat tindakan majikan.

“Seperti Suriah TKI asal NTB yang bekerja di Saudi Arabia, dia mengalami siksaan kekerasan yang dilakukan majikannya. Kepalanya penuh luka karena dipukuli terus-terusan majikan, tetapi untung dia masih selamat,” urai Yusri.

Tidak hanya Suriah, korban kekerasan majikan lainnya adalah Murni TKI asal Cirebon. Akibat kekerasan tersebut, Murni mengalami kebutaan permanen seumur hidup karena kedua matanya dipukuli majikan.

Kasubdit Probantek Mabes Polri, AKBP Sony, menerima 10 orang wakil TKI di ruang Humas Mabes Polri. AKBP Sony berjanji akan menindak lanjuti aduan-aduan yang dilaporkan TKI.*** (hp)

  kirim ke teman |   versi cetak


Tidak ada komentar tentang artikel ini.

Formulir Komentar

Nama
Email
Judul Komentar
Komentar
* Security Code

 
   

Denah LPK Bina Insani

LINK CABANG :

LPK BINA INSANI SOLO
LPK BINA INSANI MAGELANG
LPK BINA INSANI MALANG

Customer Service





Kabag Akademik





Kabag Keuangan, Admin & Personalia





Kabag Marketing & Humas





BKK (Bursa Kerja Khusus)





Bina Insani Grafika





Direktur



facebook bina insani




Daftar Sending Klik Disini
Daftar Penerima SLC Klik Disini
Jadwal Preliminary Training Klik Disini
Daftar Penerbangan Klik Disini
Daftar Tdk Memenuhi Syarat Klik Disini

Selamat & Sukses kepada Siswa Bina Insani
yang sudah Berangkat & Bekerja di Korea


   Link Terbaru
Kursus Online
[Added: 18-Jul-2008]
Departemen Tenaga Kerja Korea
[Added: 15-Apr-2008]
Tips Komputer Akuntansi & Statistik
[Added: 22-Jan-2008]
Portal Belajar Bahasa Jepang
[Added: 22-Aug-2007]
Pelajaran Bhs Korea (KBS)
[Added: 06-Jan-2007]
Ilmu Komputer
[Added: 06-Jan-2007]
Info Program EPS (Kerja di Korea)
[Added: 06-Jan-2007]
Pemagangan Jepang
[Added: 05-Jan-2007]
KLPT Indonesia
[Added: 05-Jan-2007]
BNP2TKI
[Added: 05-Jan-2007]
Tampilkan situs Anda di sini.
» Tambah link baru
» Browse link

   Sindikasi Berita





 

 

| depan | tentang kami | buku tamu | download | kontak |
©LPK BINA INSANI 2003-2009 Powered by auraCMS v1.62.
valid R S S / X M L & H T M L

Original Themes by ENDOK.