Pembahasan soal EPS-TOPIK CBT 20180316 Kursus Bahasa Korea
Video ini berisi pembahasan soal-soal EPS TOPIK yang telah dilaksanakan di Bina Insani Jogja. Ditujukan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang akan mengikuti seleksi kerja ke Korea dengan siten tes Computer Based Test CBT. Soal-soal CBT dapat dikerjakan di: http://www.jogja.binainsani.com/tes-eps-topik/1412-tes-eps-topik-cbt-online-untuk-mengukur-kemampuan-calon-tki-korea-selatan
Pembahasan soal EPS-TOPIK CBT 20180316 Kursus Bahasa Korea

01:21:15
Views: 11495
Pembahasan soal EPS-TOPIK CBT 20180316 Kursus Bahasa Korea

Pembahasan kisi-kisi soal EPS-TOPIK CBT Online 20180331 LKP Bina Insani Jogja

01:21:01
Views: 19705
Pembahasan kisi-kisi soal EPS-TOPIK CBT Online 20180331 LKP Bina Insani Jogja

Pembahasan soal-soal Tes EPS-TOPIK CBT 20180210 Bina Insani Jogja

01:37:05
Views: 37388
Pembahasan soal-soal Tes EPS-TOPIK CBT 20180210 Bina Insani Jogja

LPK Bina Insani Turut Memeriahkan Acara Pengenalan Rotary dan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Organik serta Minuman Probiotik

Pada Hari Senin, 8 Juli 2019 pukul 15.00 WIB bertempat di Aula Pastoran Somohitan Girikerto Turi Sleman Yogyakarta telah diadakan acara Pengenalan Rotary dan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga dan Pembuatan Minuman Probiotik Berbahan Dasar Salak.

Acara ini dihadiri oleh Direktur LPK Bina Insani yaitu Bp. Mohammad Rosyidi, S.Ag. dan Kelompok Tani Asisi sejumlah 23 anggota. Acara berlangsung santai dan penuh keakraban. Materi yang diberikan oleh Putri Nurina dari PT Songsong yang memproduksi microba untuk mengurai limbah organik menjadi media tanam dan pakan ikan sangat menarik perhatian peserta.Ketertarikan tersebut terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan para anggota.

Para anggota juga menginginkan untuk diadakan praktik pengaplikasian microba pada Hari Minggu, 14 Juli 2019 pukul 10.00 WIB. Bahan-bahan yang akan diolah disediakan oleh Kelompok Tani Asisi. Pada hari tersebut juga di rencanakan untuk sosialisasi cara membuat minuman probiotik dari buah salak. Diharapkan buah salak yang selama ini dijual apa adanya dan harganya juga selalu turun saat panen, bisa diolah menjadi minuman yang bermanfaat untuk kesehatan dan menghasilkan nilai tambah, sehingga bisa mengangkat perekonomian warga setempat.