Pembahasan Soal EPS-TOPIK Januari 2016 untuk kerja ke Korea (reading)
Belajar bahasa Korea online, Kerja ke Korea Soal EPS TOPIK
Pembahasan Soal EPS-TOPIK Januari 2016 untuk kerja ke Korea (reading)

00:33:11
Views: 3510
Pembahasan Soal EPS-TOPIK Januari 2016 untuk kerja ke Korea (reading)

Kursus Bahasa Korea di Jogja

00:00:55
Views: 1749
Kursus Bahasa Korea di Jogja

Peserta Pelatihan Bahasa Korea LKP Bina Insani memperingati Hari Guru

00:03:51
Views: 1861
Peserta Pelatihan Bahasa Korea LKP Bina Insani memperingati Hari Guru

Penutupan Kursus Bahasa Korea Intensif Angkatan 122 Bina Insani MTC

Penutupan Kursus Bahasa Korea Intensif Angkatan 122 telah diadakan pada Hari Kamis, 23 Januari 2020 Pukul 08.00 WIB di Ruang Kantin Gedung I Bina Insani MTC. Sebanyak 19 peserta mengikuti penutupan ini dan acara dipimpin langsung oleh Bapak Mohammad Rosyidi, S. Ag. selaku Direktur Bina Insani MTC dibantu oleh oleh Bapak Hery Sasongko, S. E. selaku Staff Akademik.

Acara diawali dengan Simulasi Ujian Tes EPS TOPIK dilanjutkan dengan pembagian nilai dan motivasi oleh Staff Akademik. Kemudian pada acara terakhir yaitu pengenalan Budaya Korea baik dari makanan, cara makan, dan pakaian adat Korea. Pada acara tersebut para siswa memasak makanan Korea dan disediakan pula pakaian tradisional Korea, Hanbok untuk dipakai untuk berfoto-foto ria.

Berakhirnya proses pendidikan di Bina Insani MTC Yogyakarta bukan berarti para siswa berhenti untuk belajar.

Para siswa masih harus terus belajar untuk meningkatkan kemampuan bahasanya dimanapun dan kapanpun serta terus berdoa untuk kelancaran proses kerja ke Korea. Kedepannya semoga para siswa Diklat Bahasa Korea Intensif Angkatan 121 dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan dengan terus menjalin silaturahmi. Kami doakan semoga seluruh siswa dan alumni LPK Bina Insani dapat Lulus Tes EPS TOPIK tahun 2020 dan namanya ada dalam daftar Calon Tenaga Kerja ke Korea di BNP2TKI. Aamiin.

“Once you choose hope, anything’s possible.” - Christopher Reeve

(“Sekali Anda menentukan harapan, maka semuanya sangat mungkin terwujud.” - Christopher Reeve)