Perwakilan Instruktur program Kursus Bahasa Jepang Bina Insani MTC turut berpartisipasi dalam Workshop Lanjutan Pengajaran Bahasa Jepang untuk Kehidupan Sehari-hari yang diadakan oleh The Japan Foundation pada Hari Rabu dan Kamis, 22 dan 23 Januari 2020 pukul 09.00 WIB yang bertempat di Best Western Premier Solo Baru, Sukoharjo. Acara ini dipandu langsung oleh The Japan Foundation.

Pada acara workshop ini para instruktur yang hadir dari berbagai lembaga pendidikan di Indonesia diberikan materi mengenai cara pengajaran Bahasa Jepang, kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai cara pembelajaran dengan bahan ajar yang telah disediakan oleh The Japan Foundation, dan simulasi dalam merancang pembelajaran Bahasa Jepang dengan bahan ajar yang diberikan. Selain itu, terdapat pula sesi pemberian informasi yang rinci terkait pelaksanaan JFT Basic, biaya ujian hingga contoh soal yang akan berguna bagi para instruktur dan siswa ke depannya.

Meskipun acara ini hanya dilaksanakan selama dua hari namun para peserta sangat antusias dengan adanya workshop lanjutan pengajaran Bahasa Jepang untuk kehidupan sehari-hari. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya peserta yang mengikuti workshop tersebut, mengingat para pengajar Bahasa Asing yang terkadang kesulitan dalam mendapatkan bahan ajar dan cara penyampaian materi yang baik. Selain itu penyampaian materi harus disesuaikan dengan bahan ajar demi memudahkan para siswanya untuk mempelajari dan memahami materi yang diberikan.

Workshop ini berikan kepada para instruktur pengajar Bahasa Jepang supaya para instruktur dapat memahami cara mengajar percakapan Bahasa Jepang dan budaya Jepang dengan menggunakan bahan ajar yang telah dipersiapkan. Sehingga nantinya materi tersebut akan berguna bagi siswa untuk dapat berkomunikasi menggunakan Bahasa Jepang di kehidupan sehari-hari dan di dunia kerja.

“Ing ngarsa sung tuloda, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani.” – Ki Hadjar Dewantara

(“Di depan memberi contoh, di tengah memberi semangat, dan di belakang memberikan daya kekuatan.” – Ki Hadjar Dewantara)