Jakarta, 13–15 November 2025 — LPK Bina Insani kembali menunjukkan kontribusi aktifnya dalam pengembangan pendidikan dan pelatihan di Indonesia. Pada kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Kursus Daring yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, perwakilan LPK Bina Insani dipercaya menjadi narasumber dalam forum nasional tersebut.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu, 13–15 November 2025, ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan di dunia pendidikan vokasi. Dalam acara ini, perwakilan LPK Bina Insani berbagi pengalaman terkait implementasi kursus daring, tantangan yang dihadapi lembaga, inovasi pembelajaran digital, dan strategi menjaga kualitas pembelajaran berbasis teknologi.
Acara ini juga turut dihadiri oleh pejabat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, yaitu Kasubdit Bina Kursus dan Pelatihan serta Direktur Kursus dan Pelatihan yang hadir sebagai pemateri utama. Kehadiran mereka memberikan penguatan terhadap arah kebijakan nasional serta peningkatan mutu penyelenggaraan kursus daring di seluruh Indonesia.
Selain itu, kegiatan ini diikuti oleh 52 LKP dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta berkesempatan melakukan diskusi, berbagi praktik baik, dan memberikan masukan terkait penyelenggaraan kursus daring agar semakin efektif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Forum nasional ini membahas antara lain: Peran dan Optimalisasi LMS dalam Meningkatkan Efektivitas Penyelenggaraan Kursus Daring dan Penjelasan Instrumen Evaluasi Penyelenggaraan Kursus Daring dan Pengsisian Instrumen Mandiri Terbimbing.
Partisipasi LPK Bina Insani sebagai narasumber dalam acara ini menjadi bukti komitmen lembaga dalam mendukung transformasi pembelajaran digital dan peningkatan kualitas lembaga kursus di Indonesia. Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antar-LKP serta pemerintah semakin kuat sehingga penyelenggaraan kursus daring di masa mendatang dapat berjalan lebih optimal, adaptif, dan berkelanjutan.