Di sudut Girisubo, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, seorang pemuda bernama Dawea Senja Okta Ditama pernah menyimpan mimpi besar: kerja Jepang melalui visa Tokutei Ginou (TG). Mimpi itu bukan sekadar angan, melainkan target hidup yang ia perjuangkan dengan sungguh-sungguh.
Langit Jepang yang kini menaungi langkah Damaryanti adalah jawaban dari doa panjang, kerja keras, dan ketekunan yang ia jaga sejak masih berada di kampung halamannya, Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah. Pemudi lulusan SMK Negeri 1 Girimulyo ini kini resmi bekerja di bidang pengolahan makanan di Prefektur Aichi, Jepang — sebuah pencapaian yang dulu hanya berani ia simpan dalam mimpi.
Mimpi untuk bekerja di Jepang bukanlah sesuatu yang mustahil bagi mereka yang berani melangkah dan konsisten berjuang. Hal inilah yang dibuktikan oleh Prima Sukmadianti Putri, pemudi asal Japunan, Magelang, Jawa Tengah, yang kini berhasil meniti karier di bidang pengolahan makanan di Ichiba, Jepang.
Pagi itu, 27 Februari 2026, suasana di Bina Insani terasa berbeda. Ada harap, ada degup yang lebih cepat dari biasanya, dan ada doa-doa yang sejak lama dipanjatkan dalam diam.
Lalu kabar itu datang.
COE Beasiswa Kaigo resmi terbit.
YOGYAKARTA – Kabar baik bagi para pejuang karier di Negeri Sakura. Bina Insani Migrant Training Center (MTC) kembali memperkuat posisinya sebagai jembatan terpercaya bagi tenaga kerja Indonesia. Pada Kamis, 26 Februari 2026, Bina Insani MTC secara resmi menerima kunjungan kehormatan dari delegasi HOKKAIDO Arbeit Johosha Co., Ltd. (HAJ), sebuah perusahaan penyedia layanan ketenagakerjaan raksasa yang berbasis di Sapporo, Jepang.
YOGYAKARTA – Setelah melalui masa perjuangan belajar yang intensif, Bina Insani MTC resmi menggelar upacara penutupan Diklat Bahasa Jepang Reguler Angkatan 30 dan 31. Acara yang berlangsung khidmat ini menandai berakhirnya masa pelatihan formal dan dimulainya babak baru bagi para siswa dalam meraih impian berkarir di Negeri Sakura.
YOGYAKARTA - Secara resmi, Diklat Bahasa Jepang Intensif Angkatan 42 telah dibuka. Sebanyak 14 siswa pilihan yang berasal dari berbagai kota di Indonesia telah berkumpul untuk memulai perjalanan karir mereka melalui program Specified Skilled Worker (SSW) atau Tokutei Ginou (TG).