
Pada tanggal 2 Maret 2024, Bina Insani MTC Yogyakarta dan Magelang menyelenggarakan acara Outing Class atau outbond untuk calon pekerja migrant Indonesia Korea Jepang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman yang unik dan mendalam kepada calon pekerja migrant, sambil mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di luar negeri.

Pada tanggal 1 Maret 2024, sebuah acara sosialisasi yang penting dan inspiratif digelar di ruang teori 3 kampus 1 Bina Insani MTC Yogyakarta. Acara ini merupakan bagian dari pelatihan bahasa Jepang intensif Angkatan 26 untuk Calon Pekerja Migrant Indonesia dalam program G to G Korea Selatan. Dengan kehadiran peserta sebanyak 14 siswa, acara tersebut dipandu dengan semangat dan dedikasi oleh Koramil Umbulharjo.

Yogyakarta, 1 Maret 2024 - Pelatihan Bahasa Korea intensif angkatan 149 untuk Calon Pekerja Migrant Indonesia Korea Program G to G telah resmi ditutup hari ini. Acara penutupan berlangsung di ruang teori 3 kampus 2 Bina Insani MTC Yogyakarta dengan penuh semangat dan kehangatan.

Tanggal 28 Februari 2024, menjadi hari bersejarah bagi peserta Diklat Korea Reguler 80/81 ketika mereka merampungkan perjalanan intens mereka dalam program pelatihan di bawah bimbingan Bina Insani MTC. Penutupan resmi program ini bukan hanya penutupan suatu kursus, tetapi juga merupakan momen penting yang menandai akhir dari periode pembelajaran yang penuh makna.

Yogyakarta, 28 Februari 2024 - Pada hari ini, Bina Insani MTC Yogyakarta dengan bangga mengumumkan pembukaan pelatihan bahasa Korea reguler angkatan 86/87. Pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan calon pekerja migrant Indonesia yang akan bekerja di Korea Selatan melalui program Government to Government (G to G).

Yogyakarta - Dengan semakin dekatnya waktu ujian EPS TOPIK Bina Insani MTC menyelenggarakan pembekalan ujian yang dilakukan secara hybrid yaitu offline dan online yang diikuti oleh siswa alumni bina insani dengan semangat dan antusias.

Update terbaru perihal problematika sistem magang ke Jepang.
Pada tanggal 9 Februari 2024 lalu dikutip dari PassionOfN, pemerintah Jepang resmi memutuskan untuk menghapus system magang GINOU JISSHUSEI dan menggantikannya dengan IKUSEI SHURO SEIDO. Pada intinya, peserta magang akan bekerja dan dididik selama 3 tahun agar dapat pengalaman, pengetahuan dan keterampilan di bidang tertentu. Setelah itu, mereka bisa langsung lanjut ke program TOKUTEI GINOU meskipun masih ada wacana untuk memperluas bidang lain selain kaigo, pertanian dan konstruksi. Peserta magang juga boleh ganti perusahaan di bidang yang sama setelah kerja satu atau dua tahun. Tidak hanya itu, para peserta magang juga nantinya akan dapat permanent residence/tempat tinggal menetap. Pemerintah Jepang juga sudah mengantisipasi kalau permintaan visa jenis ini makin membludak dan akan ada amandemen undang-undang baru agar mereka bisa mencabut para pemegang bisa permanent residence yang tidak bisa bayar pajak, asuransi ataupun memenuhi kewajiban public. Waaahhh keren yaaa