
Hari Jumat 13 September 2019 s.d Hari Sabtu 14 September 2019 LPK Bina Insani mengikuti kegiatan Workshop Pendampingan Dapodik LKP di Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta. LKP Bina Insani mengirimkan perwakilan yang mumpuni dalam hal tersebut yaitu Bp. Mumammad Buchori, S.Pd. selaku Staff Akademik.

Hari Selasa 10 September 2019 pukul 08.30 WIB telah dilaksanakan Pembukaan Kursus Bahasa Korea Intensif Angkatan 120 secara resmi oleh Direktur Lembaga Pendidikan Bina Insani yaitu Bapak Mohammad Rosyidi, S.Ag. Di Ruang Teori Gedung 1 LPK Bina Insani Yogyakarta.

Hari Senin 28 Agustus 2019 siswa-siswi Kursus Bahasa Korea Intensif Angkatan 119 memperoleh materi yang sangat berharga dari Direktur Bina Insani yaitu Bp. Mohammad Rosyidi, S.Ag pada pukul 14.00 WIB di Ruang Teori Gedung 1 LPK Bina Insani Yogyakarta.

Hari Rabu 28 Agustus 2019 pukul 13.00 LPK Bina Insani Yogyakarta mendapat kunjungan Tim Asesor akreditasi kursus dan pelatihan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi yaitu Bp. Imam dan Bp.Irvan. Kegiatan akreditasi ini bertujuan untuk melakukan penilaian akreditasi berdasarkan pengajuan pimpinan lembaga. Proses pengajuan akreditasi kali ini adalah untuk program komputer.

Bimtek digital marketing (e-commerce) diselenggarakan oleh Seksi Pengembangan dan Pelatihan Produktivitas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta. Lembaga kursus harus bermitra dengan pemerintah dalam membentuk SDM yang unggul, serta mengatur strategi marketing yang baik dan benar.

Penutupan Kursus Bahasa Korea Reguler Angkatan 36/37 dan 38/39 berlangsung pada Hari Jumat 23 Agustus 2019 pukul 14.00 WIB di Gedung 1 LPK Bina Insani Yogyakarta. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 12 siswa. Nuansa keakraban menyelimuti acara penutupan dua angkatan diklat regular yang digelar secara bersamaan dalam satu waktu dengan makan berbagai menu khas Korea seperti gimbab, kimchi, tokpokki, dan bulgogi.

17 Agustus 2019, seluruh rakyat Indonesia bersuka cita merayakan peringatan hari ulang tahun kemerdekaan. Perayaan hari yang sakral bagi seluruh rakyat Indonesia tersebut menjadi tanda kebebasan Indonesia dari penjajahan Jepang dan Belanda pada tahun 1945 silam.