Bina Insani MTC Yogyakarta kembali menjadi tujuan kunjungan studi banding dari dunia pendidikan dan pelatihan. Kali ini, DPC HIPKI Kabupaten Sidoarjo melaksanakan kegiatan studi banding bertema "Akselerasi Kualitas Tata Kelola Lembaga Kursus dan Pelatihan" yang diselenggarakan di Kampus 2 Bina Insani MTC Yogyakarta.
Kegiatan ini menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, memperluas wawasan, serta memperkuat sinergi antar lembaga kursus dan pelatihan dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang. Melalui diskusi dan berbagi praktik terbaik (best practice), diharapkan setiap lembaga mampu meningkatkan kualitas layanan, tata kelola organisasi, serta daya saing di tingkat nasional maupun global.
Acara diawali dengan sambutan dari perwakilan Bina Insani MTC Yogyakarta dan DPC HIPKI Kabupaten Sidoarjo. Dalam suasana yang hangat dan penuh semangat, kedua belah pihak menyampaikan pentingnya membangun kolaborasi antar lembaga sebagai langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan nonformal di Indonesia.
Selain mempererat hubungan kelembagaan, kegiatan studi banding ini juga menjadi kesempatan untuk saling bertukar pengalaman mengenai pengelolaan lembaga, pengembangan program pelatihan, serta strategi dalam menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.
Sesi berikutnya diisi oleh Bapak Moh Rosiyidi yang memaparkan materi mengenai sejarah berdirinya Bina Insani MTC serta latar belakang terbentuknya lembaga.
Dalam presentasinya, beliau menjelaskan perjalanan Bina Insani MTC sejak awal berdiri hingga berkembang menjadi salah satu lembaga kursus dan pelatihan yang berfokus pada pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Peserta juga diajak memahami visi, misi, nilai-nilai lembaga, serta komitmen Bina Insani MTC dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi persaingan dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri.
Paparan ini memberikan gambaran bahwa keberhasilan sebuah lembaga tidak hanya ditentukan oleh lamanya berdiri, tetapi juga oleh konsistensi dalam menjaga kualitas pelayanan, inovasi program, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Materi selanjutnya disampaikan oleh Bapak Paryono yang membahas mengenai sistem pelatihan dan manajerial lembaga.
Pada sesi ini, peserta memperoleh penjelasan mengenai bagaimana Bina Insani MTC mengelola program pelatihan secara terstruktur, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga pengembangan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri.
Selain itu, dibahas pula strategi pengelolaan sumber daya manusia, pelayanan kepada peserta, peningkatan kualitas instruktur, serta pentingnya sistem manajemen yang profesional agar lembaga dapat terus berkembang secara berkelanjutan.
Materi ini memberikan banyak inspirasi bagi peserta studi banding dalam mengembangkan tata kelola lembaga yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada mutu.
Setelah seluruh rangkaian materi selesai, kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah yang berlangsung penuh keakraban. Momen ini dimanfaatkan sebagai ajang diskusi, berbagi pengalaman, serta memperluas jaringan kerja sama antar peserta.
Sebagai bentuk apresiasi dan simbol persahabatan, acara diakhiri dengan pemberian souvenir antara Bina Insani MTC Yogyakarta dan DPC HIPKI Kabupaten Sidoarjo yang diwakili oleh Ibu Nanik Sumarfiati, M.Pd. selaku Kabid PNF pada Dinas Pendidikan tingkat Kab Sidoarjo dan Bapak Eka Wahyudi, ST. selaku ketua panitia studi banding. Suasana kebersamaan yang terjalin mencerminkan semangat kolaborasi dalam memajukan lembaga kursus dan pelatihan di Indonesia.
Kunjungan studi banding ini tidak hanya menjadi sarana berbagi ilmu dan pengalaman, tetapi juga membuka peluang baru untuk menjalin kerja sama yang lebih luas di masa mendatang. Pertukaran ide, strategi, dan praktik terbaik diharapkan dapat menjadi bekal bagi masing-masing lembaga dalam meningkatkan kualitas tata kelola serta memperkuat peran pendidikan nonformal dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten.
Bina Insani MTC Yogyakarta menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan dunia pendidikan dan pelatihan. Melalui kolaborasi bersama berbagai lembaga, termasuk DPC HIPKI Kabupaten Sidoarjo, diharapkan lahir inovasi-inovasi baru yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja, sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan yang berkualitas, adaptif, dan berdaya saing.